Siapakah GEMA Pembebasan yang Siap Melawan AHOK ?


Gema Pembebasan

Bergeraknya utk membebaskan penghambaan manusia kepada manusia, menuju penghambaan hanya kepada Allah swt semata saja.

Bergeraknya bukan karena dorongan pengen ndompleng proyek dari dosen, apalagi bayaran dari politisi yg butuh menekan lawan karena kalah legalisasi aturan.

Menjadi pedoman bagi aktivis Gerakan Mahasiswa Pembebasan, turun ke jalan tidak dgn membakar ban, lempar gedung atau dorong-dorongan dgn aparat keamanan.

Menjadi pedoman bagi aktivis GEMA Pembebasan, bahwa perjuangannya adalah menjadikan ideologi islam sebagai pokok pembahasan dan solusi atas setiap permasalahan bangsa, berjuang dgn pemikiran, tanpa kekerasan.

Menjadi pedoman bagi aktivis GP, bahwa terus maju menyampaikan gagasan dgn keilmuan, bukan dgn tipu daya busuk ala politisi kampus yg berserakan.

Namun, ternyata ini membuat gerah & marah..
Mereka yg benci kepada islam, gerah dan marah atas gerakan yg diciptakan. Karena takut semakin banyak ummat yg tersadarkan.

Mereka para politisi busuk, gerah dan marah atas kebangkitan ummat yg ingin bebas dari perbudakan pemikiran dan penghambatan, karena cemas roti dan daging mereka bisa jadi terbang melayang tak mereka dapatkan.

Mereka para akademisi pembohong, gerah dan marah atas kejujuran yg diciptakan, karena mereka takut ditelanjangkan atas teori & penelitian yg mereka gembar gemborkan adalah pesanan dari pihak yg berkeinginan.

Bila mereka bungkam kami, mereka menangkap kami, atau bahkan membunuh kami, maka kami akan tetap berjuang, perjuangan yg dilakukan dgn pemikiran, bukan kekerasan, hingga kemenangan itu datang atau kami mati ditengah memperjuangkannya.
Dan, kami tahu mereka tengah mengalami kekalahan intelektual..maka, hajar terus, GP..!!

Kalo Ahok marah dan mengusir aktivis GP utk ke Arab, itu namanya kekalahan intelektual. Kalo gak bisa berargumentasi mending lebih baik diam. Lagian, masak sih takut sama aktivis yg unyu-unyu dan ganteng ini, ya kan?

Kalo ada profesor mengusir aktivis GP dari kelas & mengancam DO hanya karena diskusi, itu namanya kekalahan intelektual. Kalo gak suka mahasiswa memperjuangkan gagasan apalagi utk kebaikan ummat, ya buat apa ada dunia akademik kampus yg katanya utk pengabdian masyarakat, atau memang hanya diperuntukkan penelitian pesanan dari politisi dan aparat?

Kalo ada aktivis mahasiswa yg ada di kampus itu gak mau diajak diskusi, atau hanya turun ke jalan karena ada pesanan proyek dosen dan politisi, maka itu sudah biasa kawan. Kalo kenikmatan dunia yg menjadi tujuan, mungkin organisasi mereka bisa jadi pilihan. Tapi, apa kau mau begitu kawan?
Jadilah pejabat..yg mendukung perjuangan islam.

Jadilah dosen..yg mendorong mahasiswa nya cepat lulus, nilai bagus, namun tetap memberi apresiasi & dukungan utk mereka yg peduli ummat dgn perjuangan islam..

Jadilah aktivis islam, yg jujur dan ikhlas dalam perjuangan islam, apapun organisasi yg kau pilih sebagai pelabuhan, mau HMI, PMII, KAMMI, IMM atau pencak silat kesaktian, yg penting dukunglah kebangkitan islam..

Masyarakat berharap pada mahasiswa, karena katanya mahasiswa itu agen perubahan. Tapi, kalo mahasiswa nya justru adalah tak dapat diharapkan, lantas bagaimana kondisi ummat ini?
Mari bersatu, bergerak, tegakkan ideologi islam..bergerak dgn pemikiran, bukan kekerasan..
Website Resmi Gema Pembebasan :
www.gemapembebasan.or.id
Sama FP Resminya juga :
https://m.facebook.com/GerakanMahasiswaPembebasan

Dari : Muhammad Maliki ( Getua GP Malang Periode 2011)

Like Fanpage kami :

Friday, September 9, 2016

Post a Comment
close