UI Dimana Riwayat Mu Kini..! Merespon Kasus Video Mahasiswa UI #TolakAhok


.
Oleh: Bambang Pranoto Bayu Aji
(Aktivis GEMA Pembebasan)
.
Sebagai sebuah entitas pendidikan tinggi di Indonesia, UI (universitas Indonesia) tentu sangat dipandang karena masuk dalam barisan kampus yang punya torehan sejarah kemilau akan perjuangan,
para mahasiswanya serta telah melahirkan banyak tokoh-tokoh yang berperan dalam setiap dinamika perjalanan negeri ini
.
Bahkan disetiap frase lembaran rezim yang berkuasa bahkan sejak sebelum itu, Universitas Indonesia (UI) selalu menempati sesuatu yang sepesial dan istimewa diantara kampus-kampus lain di negeri ini.
.
Universitas Indonesia (UI) merupakan salah satu kampus ternama di Indonesia, harusnya bisa menjadi tempat munculnya kaum intelektual para aktivis yang kritis dalam menyikapi semua ketimpangan kekuasan dan berdiri pada pihak untuk menyampaikan kebenaran.
.
Pertanyaanya apakah saat ini hal itu masih ada terjadi?
.
Apakah UI sebagai kampus ternama akan tetap kritis terhadap segala ketimpangan dan menjadi lingkungan yang mampu menumbuhkan kondisi dan budaya perlawanan terhadap rezim dan sistem yang hari ini begitu timpang, kondisi yang membuat rakyat negeri ini kian menderita?
.
Suatu pengamatan akademis mengindikasikan adanya kemerosotan budaya intelektual dalam masyarakat modern yang teknokratis dan terspesialisasi dalam proses diferensiasi.
.
Dan itu yang seringkali terjadi dimana kampus menjadi ambigu dalam bersikap justru membungkam suara mahasiswa atas nama aturan kampus dan menjadi diktator dengan tangan-tangan kekuasaanya.
.
Kalau mau jujur melihat permaslahan video mahasiswa UI yang tolak Ahok, ternyata sangat argumentatife dan sesui Fakta.!.
.
Apa yang disampaikan oleh bobby aktivis GEMA Pembebasan Komisariat UI yang juga mahasiswa kampus ini, kita sebagai orang islam maka telaah itu benar adanya.
.
Bahwa haramnya kepemimpinan kafir bagi kaum muslimin, diterangkan dalil yang PASTI. Baik dalam Al-Qur’an (AnNisa:141,144, AlMaidah 57, AlImran:28), Hadis (HR Imam Bukhari dari Ubadah bin Shamit) dan juga diperkuat pendapat para ulama baik salaf maupun khalaf.
.
Selin itu dari sisi data yang diambil BPS DKI Jakarta menyebutkan dari September 2015 hingga Maret 2016, Penduduk miskin Jakarta bertambah 15.630 orang, totalnya menjadi 384.300 orang ( http://jakarta.bps.go.id/Brs/view/id/169 ).
.
Maka sudah sepantasnya sebagai mahasiswa dari sisi dia seorang muslim dan sisi intelektualnya berbicara kritis melalui video yang diunggah di Youtube, mengingat media saat ini pasti tidak akan tertarik pada aktivitas bicara kritis dan peduli terjadap permasalahan umat. Mereka hanya sibuk naikkan ratting mengejar dollar.
.
Pihak kampus UI seharusnya tidak bertindak yang berlebihan bak diktator rezim despotik dengan memberikan tekanan kepada mahasiswanya untuk aktif berpolitik mengontrol kebijakan penguasa.
.
Bukankah fungsi kampus yang melahirkan para aktivis yang kritis? dan bukanya hal demikian sudah seharusnya terjadi?
Mengapa justru UI menjadi ambigu, dan menekan mahasiswa yang bersikap kritis?
.
Terlebih lagi kampus tak boleh mahasiswanya aktif dalam permasalahan politik serta melarang aktif dalam gerakan eksternal kampus.
.
Apakah mereka lupa? Bahwa banyak orang-orang hebat serta tokoh-tokoh negeri ini yang yang lahir dari ruang organisasi exsternal kampus.
.
Sungguh sikap yang layak disebut sebagai penghianatan intelektuaktual saat mahasiswa hanya diperlakukan sebagai objek dan mesin dari pada subjek yang berpikir dan berhendak kritis disaat ilmu-ilmu positif-empiris dianggap memiliki standart kebenaran tertinggi sehingga mengakibatkan nilai nilai moral dan religius kehilangan wibawa; dan objektivasi alam yang berlebihan mengakibatkan krisis ekologi.
.
Apa yang disebut sebagai ‘kemerosotan budaya intelektual’ adalah manifestasi dari perubahan-perubahan ekonomi dan masyarakat dalam skala global (Dawan Rahardjo, 1993)
.
Maka kampus harusnya tidak bersikap demikian dengan mengekang mahasiswanya serta memberikan tekanan atas nama norma dan etika tapi disisi lain mengerdilkan dan membunuh sikap kritis mahasiswa untuk merespon kondisi yang penuh dengan ketimpangan.
.
Melalui tulisan singkat ini saya ingin mengajak kepada seluruh mahasiswa Indonesia sudah saatnya kita begerak, bahwa tindakan diam yang kita lakukan justru akan membuat para penguasa yang adigang adiguna kian arogan membuat kerusakan.
.
Terlebih kampus pun hari ini dioprasikan sudah seperti perusahaan yang tak lagi menjadi tempat untuk bicara gagasan dan perubahan yang ada adalah tentang untung dan rugi.
.
Ini adalah pola pikir yang kapitalis liberal dimana pendidikan tak lebih sebuah bisnis manis pencetak para buruh dan menguntungkan pemilik modal.
.
Sementara aktivis gerakan yang bicara politik dan perubahan sistem dilarang. Maka ini adalah hal yang berbahaya dimana cara-cara seperti ini seringkali dipakai oleh kekuatan-kekuatan jahat para penjajah.
.
Jika aksi-aksi kita dinyatakan bersalah secara administratif, tapi disaat yang sama para dosen yang menjual intelektualitasnya demi sesuap nasi dibiarkan lenggang merusak tatanan dengan argument basi dan liberal, maka pilihan perjuangan ini harus tetap digelorakan kawan.
.
Idelisme yang dilandasi asas ideologi islam tidak pernah akan mati walau seribu halangan di rintangkan didepan matamu.
.
Hal ini memperjelas bahwa dunia kampus seperti mati suri dari aksi perpolitikan, apalagi mau lantang menyuarakan islam. Mereka yang menjadi penghianat-penghianat di era ini, para cendekiawan yang memasang wajah manis terhadap rezim dan sistem pembuat sengsara rakyat.
.
Mereka mengatakan civitas akademika harus netral tapi disisi lain menjual idelisme untuk melayani para penjahat demi fasilitas dan hidup nyaman.
.
Sementara kampus berdiri melayani kapitalisme sang pemilik modal. Maka omong kosong besar pendidikan melahirkan perubahan untuk negeri ini.
.
Maju terus kawan-kawan, saat UI hilang riwayatnya sebagai kampus yang melahirkan aktifis kritis dan tempat menyuarakan gagasan baru untuk mengehentikan arogansi kepemimpinan.
.
#TolakAhok #TolakPemimpinKafir maka lakukanlah terus sungguh dukungan itu akan terus mengalir untuk kalian yang berani berjuang meyuarakan kebenaran.
.
Like Fanpage kami :

Thursday, September 8, 2016

Post a Comment
close