Kadis Taman : Media mebesar besarkan kerusakan taman




Demo anti Ahok membuat taman di depan Balai Kota rusak. Karenanya, perlu anggaran untuk memperbaikinya kembali. Karena kerusakan tersebut, taman Balai Kota hari ini menjadi sorotan media.

Namun, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Djafar Mukhlisin menegaskan bahwa kerusakan taman Balai Kota tidak perlu dibesar-besarkan karena kerusakannya tidak parah.


Djafar juga mengatakan kalau saat ini pihaknya belum berencana untuk membuat pagar.

“Belum ada rencana pembuatan pagar. Ini kan baru kejadian seperti ini. Ternyata juga tidak separah (yang dibayangkan, red). Mungkin dari luar saudara-saudara kita melihat lewat media, dengan massa yang segitu banyak, perkiraan hampir seluruh jalur rusak. Ternyata tidak. Ini masih bisa terkendali,” katanya.

Dia sendiri menyesalkan pemberitaan media yang membesar-besarkan kerusakan taman tersebut. Dia melihat media sengaja mengambil gambar dan men-zoom bagian taman yang rusak parah.

“Sehingga pikiran teman-teman di daerah separah itu. Apalagi dikaitkan dengan jumlah massa kemarin. Tapi ternyata hanya seperti ini (yang rusak). Sementara area yang cukup panjang itu tidak bermasalah. Nanti teman-teman bisa memperlihatkannya,” demikian Djafar.

Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Saturday, October 15, 2016

Post a Comment
close