Kyai NU dan PMII tuntut Nusron di pecat




Warga NU yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Kelompok Cipayung Jakarta menuntut Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memecat Nusron Wahid dari kepengurusan PBNU.

Hal itu tak lepas dari pernyataan Nusron yang menyerang ulama khususnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) di acara ILC TvOne, Selasa (11/10) lalu.
Para mahasiswa dari PMII dan HMI menggelar aksi di depan kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (14/10).

Selain membawa spanduk bertuliskan "Pecat Nusron (Wahid) Purnomo dari PBNU Sekarang", massa bergantian melakukan orasi.

Dalam orasinya, mereka mendesak PBNU segera memecat pria yang mati-matian membela Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok itu.

Padahal, MUI sudah menyatakan bahwa Ahok telah melakukan penistaan agama dan melecehkan para ulama.

Namun, Nusron melakukan membela terhadap calon petahana di Pilgub DKI 2017 tersebut tetap secara membabibuta.

"Nusron Wahid telah melecehkan para ulama. Sudah seharusnya dipecat sebagai pengurus organisasi NU," ujar salah satu orator, seperti dilansir JPNN.

Selain para mahasiswa NU, para kyai dan pengurus NU di daerah juga meminta PBNU untuk memecat pembela Pelecehan Agama.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan meminta kepada PBNU untuk memberi peringatan keras sampai pada pemecatan jika dipandang perlu, kepada pengurus PBNU yang ikut membela pelaku pelecehan Agama.

"Meminta kepada PBNU untuk memberi peringatan keras sampai pada pemecatan jika dipandang perlu, kepada pengurus PBNU yang ikut membela pelaku pelecehan Agama," demikian bunyi salah satu butir pernyataan PCNU Kabupaten Pasuruan yang dikeluarkan pada hari Jumat, 14 Oktober 2016.
Like Fanpage kami :

Saturday, October 15, 2016

Post a Comment
close