Mengiring Kepergian DR Rofiq Anwar, SPPA Sang Pejuang sampai Akhir hayat





Terdengar Khabar yang membuat kami, redaksi Dakwahmedia akan kepergian Tokoh ummat, Panutan dan Pejuang Ustadz DR, dr Rofiq Anwar SpPA. Pukul 9.45 pagi ini 26 Oktober di Rumah sakit Sultan Agung, Setelah berada di ICU kurang lebih seminggu .

Pak Rofiq, begitu kami memanggilnya, tak pernah pensiun bagi yang mengenalnya. Aktivis Abadi menurut kami. Tempat kami belajar artinya memgang teguh Idealisme. seorang Aktivis seumur hayatnya....Pejuang Syariat dan Khilafah sampai hembusan nafas terakhirnya...

Kehormatan bagi kami, masih bisa mewancarai beliau, bbrp waktu yang lalu, ...saat menanggapi ujaran yunior HMI nya yang seolah akrab dengan "Sosialis"


Pak Rofiq tercatat sebagai anggota HMI tahun 1963, ditahun yang sama setelah beliau masuk di kampus kedokteran UNDIP. Pendiri ICMI yang sangat tawadhu' ini begitu semangat menceritakan suasana pergerakan dimasa 60an. HMI adalah musuh Ideologi bebuyutan CGMI (Consentrasi Gerakan Mahasiswa Indonesia ) Kepanjangan tangan PKI dikampus. Dua organisasi inilah di tahun 60an yang menguasai saat itu.
Bahkan sebelum peristiwa G 30 S PKI, beliau pernah di culik Oleh Aktivis  CGMI selama 2 minggu. Suasana sungguh mencekam, Para penganut Ideologi Marxis menghalalkan segala cara untuk menjadi penguasa. Tuntutan pembubaran HMI sebagai lawan politik ideologi yang kuat dikampus sempat terlontar oleh DN Aidit saat dekat dengan Soekarno, Untung Jendral Ahmad Yani menjadi Backup HMI saat itu, hingga rela menemani Para Aktivis Hijau Hitam ini di setiap aksi jalananya". cerita mengalir dengan tertata rapi dari Sosok teduh berumur 75 tahun yang sampai sekarang tetap menjadi Aktivis ini.
Sangat jelas, Komunisme itu Ajaran yang berlandaskan Aqidah materialisme yang mengingkari penciptaan tuhan, bagaimana bisa sejalan dengan islam? Mungkin Para Aktivis HMI dimasa sekarang harus belajar lagi sejarah dan Ideologi kepada Pendahulunya.. Wallahu a'lam
Semoga Amal ibadah Beliau dterima Allah, dan Menjadi refleksi bagi penerusnya untuk mempertahankan idealisme dan ideologi hingga akhir hayat


Pak Rofiq sebelah kiri (Pernah Menjabat PR 3 UNDIP, Rektor UNISSULA 2 kali, dan Pendiri ICMI )





Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Tuesday, October 25, 2016

Post a Comment
close