Bareskrim Mau Usut Dana Aksi Bela Islam, Ini Jawaban Ketua GNPF-MUI



Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), organisasi penyelenggara Aksi Bela Islam yang berhasil mengumpulkan jutaan umat pada 4 November lalu saat ini sedang dicari-cari kesalahannya.

"GNPF lagi dicari-cari kesalahannya, Sidney Jones dan para konsultan intelijen mengatakan tidak mungkin gerakan besar tanpa biaya besar. Oleh karena itu, Bareskrim Mabes Polri akan gandeng PPATK untuk mencari tahu dari mana dana aksi tersebut," ujar Ketua GNPF-MUI Ustaz Bachtiar Nasir pada "Malam Peringatan dan Doa untuk Syuhada Aksi 411" di Masjid Al Furqon Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Jl Kramat Raya 45, Jakarta Pusat, Jumat malam (11/11/2016).


Menurutnya, dana yang terhimpun itu semuanya dari umat dan untuk umat. "Sampai hari ini rekening kita di Bank Syariah itu ampun-ampunan, karena kita sedang siapkan untuk diaudit, diminta printnya sudah ribuan lembar tapi masih belum selesai karena yang masuk uang recehan. Ada yang 50 ribu, 100 ribu dan seterusnya. Dan meski recehan kita bangga luar biasa karena ini dari semangat infak umat Islam," jelas Ustaz Bahctiar.

Oleh karena itu, kata dia, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) akan kehilangan jejak jika mau mengusut itu semua. "Dana umat di rekening cuma 4 miliar tetapi yang beredar di peserta aksi itu saya kira ratusan miliar jumlahnya," kata Ustaz Bachtiar.

Dana yang beredar di masing-masing peserta itu seperti biaya akomodasi. Dari Makasar misalnya, sejak dua hari sebelum aksi sudah datang 7000 orang dan berkumpul di Masjid Istiqlal. "Kalau mau dihitung itu berapa biayanya? siapa yang ngongkosin? itu kalau kita yang harus keluarkan biayanya, berapa?" tutur Ustaz Bachtiar.

Tidak hanya itu, logistik juga melimpah, dan itu semua partisipasi dari para peserta aksi. "Bahkan sampai hari ini ada salah satu ruangan di Istiqlal itu masih penuh air kemasan," ungkapnya.

"Jadi silahkan PPATK mau pakai teori apa? tidak akan ketemu, ujung-ujungnya tanyakan saja ke setiap orang yang ikut aksi dananya dari mana," tandasnya

Silahkan Bagikan Jika Bermanfaat

Saturday, November 12, 2016

Post a Comment
close